Pengamat: JK Belum Sepenuhnya Dukung Jokowi Dua Periode

0
39

PolitikToday – Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman, menilai sinyal dukungan Jusuf Kalla (JK) kepada Jokowi pada Pilpres tahun depan masih ambigu.

Jajat menilai JK hanya memberi dukungan agar Jokowi maju lagi, tapi tidak memberi dukungan penuh. JK belum sepenuhnya mendukung Jokowi dua periode.

“Pengalaman dua kali menjadi Wapres adalah bukti jika Pak JK merupakan politisi ulung yang mampu menempatkan posisi dengan baik dan tahu cara untuk menang,” kata Jajat dalam keterangan tertulisnya.

Jajat menilai terlalu dini untuk mengasumsikan JK bakal pensiun dari dunia politik. Apalagi, masa tahapan menuju Pilpres masih cukup lama.

Budaya dukungan politik yang bersifat dinamis, kata Jajat, menyebabkan tidak ada komitmen bersama antara partai maupun politisi dalam menentukan sikap politik. Ini kerap menimbulkan pengkhianatan, bahkan sikap inkonsiten tersebut dianggap biasa.

Baca juga  Jadi Tersangka ke-11, KPK Tahan Bupati Halmahera Timur

“Masih belum hilang dalam ingatan publik tentang pernyataan Pak JK yang menyatakan hanya butuh satu periode untuk memakmurkan bangsa ini dengan syarat dirinya menjadi Presiden,” ujar Jajat.

Dengan pengalaman yang cukup mumpuni sebagai politisi senior dan dua kali berhasil menjadi Wapres, sangat disayangkan bila JK melewatkan kesempatan yang terbuka lebar di Pilpres 2019

Sebelumnya JK mengatakan dirinya siap mendukung mantan Wali kota Solo itu untuk kembali maju di Pilpres 2019.

Menurut JK, Jokowi masih memiliki kesempatan menjadi presiden mengingat usia Jokwi yang masih muda jika dibanding dirinya.

“Pak Jokowi kan masih muda dibanding saya. Otomatis dukung, beliau maju,” ujar JK di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).

Baca juga  Hacker Rusia Diduga Retas Situs Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang

(rt)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here