Plus Minus Jika Prabowo Kembali Maju

0
1177
Plus Minus Jika Prabowo Kembali Maju
Ketua Umum partai gerindra, Prabowo Subianto

Pemilu 2019 mendatang menggiring dua nama besar yang diprediksi bakal kembali menghiasi pesta rakyat terbesar di tanah air ini. Walaupun ada opsi calon alternatif, namun dua nama ini diyakini tetap akan menjadi fokus perhatian. Ya, nama Joko Widodo dan Prabowo Subianto diplot akan menjadi dua nama yang akan kembali bertarung di pilpres 2019.

Dengan kembali digadang-gadangnya Prabowo dalam politik 2019 ini tentu ada plus dan minusnya. Plusnya rakyat punya pilihan selain Jokowi tentunya. Karena selama ini Ketua Umum Gerindra ini dinilai merupakan antitesa dari Joko Widodo.

Sementara minusnya, ini menandakan partai politik gagal dalam meregenerasi kader-kader yang ada. Dari sekian banyak putra-putri terbaik di negeri ini, politik kita hanya dihiasi dua nama ini. Bukannya kita punya stock kepemimpinan muda yang jauh mumpuni untuk dimajukan.

Minus yang kedua menurut saya, majunya Prabowo Subianto ke teras politik 2019 akan menguatkan asumsi sejumlah tokoh yang berpendapat bahwa 2019 akan menjadi tahun yang panas dan riuh. Pertarungan antar Joko Widodo dan Prabowo dianggap menjadi sebuah pertarungan balas dendam dan sakit hati. Gejolak yang terpendam selama lima tahun ini akan kembali ditumpahkan pada tahun 2019.

Apalagi dalam rentang beberapa kejadian belakang, Prabowo dengan partainya dianggap sebagai partai yang dekat dengan kelompok aksi masa 212. Kelompok ini dikenal dengan kelompok yang kontra dengan pemerintahan sekarang. Bisa jadi politik Indonesia ditahun 2019 tidak bisa dilepaskan dari politik identitas dan SARA.

Baca juga  Prabowo dan Syarif Hasan Bertemu, Sinyal Koalisi Gerindra-Demokrat?

Pihak yang paling dirugikan dari hal ini tentulah rakyat yang tidak berdosa ini. Demi kepentingan politik tokoh dinegeri ini, rakyat harus siap berkubu-kubu, berpecah belah dalam pilihan mereka. Ini tentunya merusak cita-cita demokrasi yang hendak kita bangun 20 tahun yang lalu.

Memang sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Prabowo sendiri untuk kembali maju di 2019. Tapi banyak pihak yang mendorong Prabowo untuk maju. Mereka tidak peduli dengan umur Prabowo yang tahun ini berjalan 67 tahun.

Harusnya diumur segitu, Prabowo tidak lagi didorong-dorong kesana-kesini. Parbowo harusnya dimunculkan sebagai figure tokoh ataupun bapak bangsa yang memberikan kesejukan kepada rakyat. Prabowo harusnya muncul sebagai tokoh yang menginspirasi banyak orang, seperti halnya tokoh-tokoh bangsa yang seumuran dengannya.

Untuk integritas Prabowo dalam mencintai negeri ini memang tidak perlu diragukan. Jangankan untuk negara, untuk pasukan yang dipimpinnya saja ia berani ambil tanggung jawab sekalipun ia harus dipensiunkan dini. Didikan cinta dan bela tanah air memang sudah melekat pada Prabowo. Selain Prabowo sebagai seorang militer, ia juga merupakan anak dari tokoh bangsa yang ikut memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini.

Baca juga  Staf Ahli Wapres Sebut Beberapa Anggota Kabinet Akan Mundur

Bagi saya Prabowo adalah tokoh yang layak ditiru kedewasaan politiknya. Ketika ia kalah sekalipun, ia tidak menaruh sakit hati dengan kelompok yang menang. Ia tetap dengan kesehajaan menerima dan mengunjungi lawan politiknya.

Namun yang sangat disayangkan, dibalik kesederhanaan dalam berpolitik yang dimunculkan Prabowo, masih ada saja pihak yang berniat untuk membenturkan Prabowo dengan pemerintah hari ini. Seakan-akan Prabowo harus maju menjadi Presiden untuk membalas kekalahannya di 2019.

Politik dalam alam demokrasi bukan masalah memilih siapa yang baik atau siapa yang buruk. Tapi kita dihadapkan dengan pilihan suara terbanyak.

Prabowo tidak perlu membuktikan apa-apa kepada rakyat agar dia dicintai. Rakyat hari ini sudah lelah dengan benturan politik identitas yang mengancam kebhinekaan kita. Rakyat hanya butuh Prabowo yang selalu melindungi rakyat dengan pengorbanannya. Prabowo harus buktikan kecintaannya dalam menjaga NKRI tanpa harus merusaknya dengan kepentingan politik orang-orang disekitarnya.

Berry Salam, Pegiat Masyarakat Berkeadilan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here