Polisi Kembali Tetapkan Satu Tersangka Hoax Surat Suara

0
Ilustrasi

PolitikToday – Aparat Kepolisian kembali menetapkan seorang tersangka baru dalam kasus dugaan keterlibatan dalam produksi konten hoaks terkait tujuh kontainer surat suara yang sempat membuat heboh beberapa waktu lalu. Dijelaskan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo tersangka baru terebut ditangkap pada Kamis (10/1) malam di Banten.

“Pelaku sudah ditangkap di Banten,” ujar Dedi saat ditemui di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (11/1).

Ia menjelaskan Dedi menyebut saat ini proses penyidikan masih berlangsung termasuk soal motif pelaku melakukan perbuatannya. Dedi sendiri menyebutkan identitas pelaku akan diternagkan oleh Polda Metro Jaya.

Disisi lain terkait tersangka pertama atas nama Bagus Bawana Putra (BBP), Dedi menyebutkan aparat masih mendalami keterlibatan BBP dan terus berupaya mengungkap hubungan keduanya dalam kasus hoaks kontainer surat suara.

Baca juga  Hidayat Nur Wahid Minta Pemasang Foto Gatot Diusut

“Nanti dari hasil pemeriksaan buzzer ini akan diketahui apakah sama dengan tersangka BBP, selain buzzer dia juga sebagai kreator,” imbuh Dedi.

Pihak kepolisian sendiri menyebutkan dari hasil penyidikan sementara, ide membuat, mengunggah, dan menyebarkan kabar palsu tersebut berasal dari pemikirannya sendiri sekaligus membantah dari pesanan pihak lain.

Diketahui sebelumnya, BBP ditangkap di Sragen, Jawa Tengah pada Senin (7/1) dan langsung ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat Pasal 14 ayat 1 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Total polisi sudah menetapkan lima tersangka dalam kasus ini. Selain BBP, polisi sudah menetapkan tiga tersangka lainnya, yakni HY, LS, dan J. Ketiga orang tersebut diduga berperan menerima konten hoaks tanpa mengonfirmasi kebenaran isi konten dan langsung menyebarkannya melalui akun Facebook.

Baca juga  Terkait Ketidakadilan Sosial, Prabowo dan SBY Satu Pandangan

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here