PSI Tuding PKS Ingin Dirikan Pemerintahan Islam, PKS: PSI Anak Ingusan

0
PSI Tuding PKS Ingin Dirikan Pemerintahan Islam, PKS: PSI Anak Ingusan

PolitikToday – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam kampanyenya di Poso, Sulawesi Tengah, menuding Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ingin mendirikan pemerintahan islam.

“PKS adalah sebuah partai politik yang mengimpor ideologi Ikhwanul Muslimin dari Mesir. Banyak studi tentang gerakan ini,” kata Sekjen PSI Raja Juli Antoni dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (28/3).

PKS menurut Raja Juli Antoni menjadikan demokrasi sebagai kendaraan untuk mengejar kekuasaan dan membentuk pemerintahan islam sesudah merebut kekuasaan tersebut.

“Pada intinya, mereka berpartisipasi dalam proses demokrasi, tapi hanya menggunakan demokrasi sebagai alat untuk meraih kekuasaan. Setelah kekuasaan diraih, maka Ikhawanul Muslimin akan membentuk pemerintahan islam dalam kerangka interpretasi mereka sendiri,” imbuhnya.

Raja Juli Antoni yang akrab disapa Toni memperingatkan rakyat Indonesia akan bahayanya pembonceng gelap demokrasi.

“PSI yakin akan bisa membatalkan niat buruk PKS bila nanti PSI ada di Senayan, DPRD provinsi, kabupaten dan kota. Usai pemilu PSI akan mulai memperkuat basis kaderisasi di kampus-kampus negeri untuk berkompetisi melawan ideologi Ikhwan di kalangan mahasiswa,” ujarnya.

Menanggapi tudingan PSI tersebut, Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan partai besutan Grace Natalie tersebut hanya mencari sensasi.

“Ini PSI semua partai lama dilabrak. Golkar, PDIP, dan lain-lain dilabrak. Menurut saya Cuma mau cari perhatian publik aja,” katanya, Kamis (28/3).

Lebih jauh Jazuli menganggap PSI tidak mempunyai konten yang original untuk ditawarkan kepada publik. Jazuli menyebut PSI sebagai ‘anak ingusan’.

“Karena nggak punya konten original yang dipasarkan ke publik, maka kerjanya Cuma nuduh-nuduh partai lam. Anak-anak masih ingusan, nggak level ngelayaninnya,” ujar Jazuli.

(bs)

Baca juga  Depresi Ditinggal Istri, Pria di Blitar Gantung Diri Kenakan Kaos PSI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here