Rizal Ramli Kritik Kebijakan Ekonomi Pemerintahan Jokowi – JK

0
Rizal Ramli: Mari Tinggalkan Jokowi Sebab Abaikan Trisakti

PolitikToday – Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli kembali melancarkan kritik terhadap kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kali ini, Rizal menyebutkan kebijakan ekonomi pemerintah saat ini berdampak terhadap menurunnya daya beli masyarakat. Ia menilai salah satu cara mengatasi hal tersebut adalah dengan mempercepat pergantian kepemimpinan.

“Lihat saja di mal-mal sangat sepi. Kalau di pasar-pasar tradisional masih seperti biasa. Hal itu disebabkan daya beli masyarakat kita saat ini sangat rendah,” kata Rizal.

Rizal menilai jawaban dari persoalan itu adalah dengan memilih pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai pemimpin nasional pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

Ditambahkannya, jika keduanya memenangkan Pilpres, maka kondisi penurunan daya beli tak lagi terjadi di masyarakat. Keyakinan ini muncul berdasar hasil diskusi dengan keduanya terkait strategi pasangan nomor urut 02 itu untuk meningkatkan daya beli masyarakat dalam jangka 3 bulan.

“Kondisi ini (daya beli rendah) akan kembali normal dalam 100 hari pemerintahan Prabowo bila nanti terpilih menjadi Presiden. Kita akan turunkan tarif listrik seperti dua tahun lalu,” katanya.

Rizal yang kadang disebut sebagai Si Rajawali Kepret itu menjelaskan rencana untuk memberlakukan tarif listrik seperti dua tahun lalu sama dengan memberikan penghematan pada rumah tangga kelas ekonomi menengah ke bawah sebesar Rp700 ribu per bulan. Belum lagi Prabowo pun mendukung penghapusan sistem kartel pangan.

“Sistem kuota itu kita hapus, semua orang berhak mengimpor namun akan dikenakan tarif 30 persen,” ujar dia.

Kemudian, ia menekankan penghapusan kuota impor itu diyakini membuat penurunan harga komoditi impor seperti daging, bawang, beras dan gula. Turunnya harga kebutuhan dapur tersebut akan menghemat pengeluaran rumah tangga sebesar Rp50 ribu setiap harinya.

Baca juga  Pengamat Nilai Pemberlakuan Ambang Batas Pencalonan Presiden Akan Gugur di MK

“Harga daging dan bawang bisa turun sampai 70 persen. Begitupula dengan beras dan gula. Sedangkan pemerintah akan mendapatkan tarif sebesar 30 persen, tidak seperti saat ini pemerintah tidak dapat apa-apa,” lanjut eks Menko Kemaritiman itu.

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here