Rocky Gerung Cs Gugat Presidential Threshold

0
1816

PolitikToday – Rocky Gerung bersama 11 orang tokoh publik lainnya menggugat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold ke Mahkamah Konstitusi.

Beberapa orang diantaranya adalah mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan akademisi yang menganggap ambang batas pencalonan presiden memberangus hak rakyat memilih calon presiden.

Busyro Muqoddas, Bambang Widjojanto, Chatib Basri, Rocky Gerung dan Faisal Basri tercatat sebagai pemohon dari rencana uji materi terhadap Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 pasal 222 tentang pemilihan umum.

Sementara itu, juga ada Hadar N. Gumay (mantan pimpinan KPU), Robertus Robet (akademisi), Feri Amsari (Universitas Andalas), Angga Dwimas Sasongko (sutradara film), Dahnil Anzar Simanjuntak (Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah), Titi Anggraini (Ketua Perludem), Hasan Yahya (profesional).

Baca juga  Polikus PDIP Ingatkan Parpol Koalisi Tak Ngotot Minta Cawapres

“Yang kami perjuangkan ini untuk menegakkan kembali kedaulatan rakyat dalam memilih presiden,” ujar Denny Indrayana selaku kuasa hukum para pemohon, Rabu (13/6).

Menurutnya, ambang batas pencalonan presiden yang ada saat ini tidak sesuai dengan amanat UUD 1945 yang menjamin kebebasan rakyat untuk memilih dan dipilih.

“Ini inisiatif bersama dan pemohon yang dipilih orang-orang yang sangat kredibel,” lanjut Denny.

Denny mengatakan pihaknya sedang mengusahakan uji materi tersebut terdaftar di MK paling lambat esok hari. Ia berharap gugatan tersebut segera diputus oleh MK sebelum masa pendaftaran capres berakhir 10 Agustus.

“Masih ada waktu dua bulan,” imbuhnya.

Pemohon uji materi ambang batas presiden ini akan dibantu oleh tiga orang ahli yakni Refly Harun, Zainal Arifin Mochtar, dan Bivitri Susanti.

Baca juga  Gerindra: UAS Tetap Tolak Jadi Cawapres

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here