Sandi Minta Jurkamnas Tidak Keluarkan Pernyataan Menyerang

0

PolitikToday – Calon Wakil Presiden dari Koalisi Adil Makmur, Sandiaga Uno meminta juru bicara dan juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) untuk membuat pernyataan menyejukkan selama kampanye terbuka berlangsung. Menurut Sandi, pernyatana yang damai dan sejuk akan lebih menarik simpati rakyat dalam proses demokrasi yang tengah berjalan.

“Kami sudah brief agar 21 hari ke depan tak boleh ada statement menyerang. Tak boleh ada statement yang meningkatkan eskalasi tensi politik. Sampaikan yang sejuk. Alhamdulillah, sejauh ini sudah kondusif, tapi tadi saya sudah ingatkan Dahnil (Koordinator Juru Bicara BPN),” Jelas Sandi, Sabtu (23/3) malam.

Ia mengatakan Instruksi serupa juga telah diberikan kepada juru kampanye nasional (jurkamnas). Yakni, jurkamnas telah diminta menyebarkan pesan damai beserta visi misi pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tentang perbaikan ekonomi.

Menurutnya, ekonomi adalah tema besar kampanye terbuka dalam tiga pekan mendatang. Maka dari itu, tak heran jika nantinya Prabowo maupun Sandiaga akan berbicara banyak mengenai hal tersebut di masa kampanye.

Pada hari pertama pelaksanaan kampanye terbuka, Sandi direncanakan akan melawat ke Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dan berbicara mengenai wirausaha dan rumah siap kerja. Kunjungan tersebut, lanjut dia, sudah direncanakan berhari-hari sebelumnya atas undangan dari komunitas wirausaha muda.

“Kampanye kami akan berupa satu narasi besar tentang perubahan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, kemandirian, swasembada pangan, swasembada energi dan penciptaan lapangan kerja. Ini akan terus kamu gaungkan,” jelas dia.

Dijelaskan Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, tema itu akan disampaikan bersama Prabowo dengan sasaran pemilih yang berbeda. Prabowo direncanakan berkampanye dengan jumlah massa yang cukup banyak. Sementara itu, Sandi akan fokus ke kampanye tematik yang tidak dihadiri massa yang besar, namun berupa diskusi dan interaksi dengan kelompok masyarakat tertentu.

Baca juga  Jokowi dan JK Berbincang Usai Sholat Jumat, Bahas Resuffle Kabinet?

“Saya dan Pak Prabowo mungkin akan kampanye bersama di beberapa lokasi. Tapi selebihnya sendiri-sendiri karena target pemilih dan mungkin demografi yang disasar oleh jenis kampanye, baik saya dan Pak Prabowo, ini saling melengkapi,” tuturnya.

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here