Sering Absen Pertemuan Internasional, Jokowi Dinilai Panglima Diplomasi Terburuk

0
Sering Absen Pertemuan Internasional, Jokowi Dinilai Panglima Diplomasi Terburuk

PolitikToday – Wakil Presiden Islamic Conference Youth Forum, Tantan Taufiq Lubis mengatakan, Indonesia pasca kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengalami kemunduran yang sangat luar biasa dalam hal diplomasi dan politik luar negerinya.

“Ini terjadi tidak hanya karena soal nyali atau sekedar kurang pengalamannya sosok Jokowi sebagai panglima diplomasi, namun juga karena beliau memperlihatkan sikap enggan untuk menghadiri forum-forum internasional serta tidak pro aktif dalam menyikapi isu-isu global yang berkaitan dengan keamanan dunia dan kemanusiaan serta isu lainnya,” ujar Taufiq.

Jokowi tercatat absen dalam forum General Assembly PBB sebanyak empat tahun berturut-turut. Selain itu, Jokowi juga absen menghadiri KTT negara-negara G-20 yang berlangsung di Argentina.

Taufiq menganggap absennya Jokowi dalam sejumlah forum internasional menunjukkan bahwa mantan Wali Kota Solo ini tidak menganggap penting membangun dialog, komunikasi antarnegara dan antar pemimpin negara dalam membangun kesepahaman mengenai tatanan dunia yang berkeadilan dan beradab.

“Jokowi seolah memaknai prinsip politik bebas aktif Indonesia itu dengan bebas bolos dan boleh tidak aktif. Jarang sekali publik mengetahui kenapa beliau berhalangan hadir berturut-turut dalam forum global,” ujarnya.

Taufiq menekankan pentingnya pendalaman, penajaman visi, konsepsi, dan implementasi agar prinsip politik luar negeri Indonesia tidak menjadi basi.

“Dunia berubah begitu cepat, pemerintah juga harus responsif menghadapinya, agar kebijakan luar negeri Indonesia tetap mampu menjaga keseimbangan national interest dan global interest,” tutupnya.

(bs)

Baca juga  Skenario Tentang Indonesia Kedepan, SBY Buktikan di Poin 5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here