Setnov Masuk Rumah Sakit, Netizen Ramaikan Taggar #SaveTiangListrik

0
154

Peristiwa kecelakaan yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto dengan seorang pria yang diidentifikasi sebagai wartawan Metro TV menjadi trending topic di media sosial. Seperti biasa, setiap peristiwa yang menimpa Setya Novanto selalu menjadi pembahasan panjang para netizen di dunia maya.

Sejak peristiwa mobil Toyota Fortuner yang dikendarai oleh wartawan dan sopir Setnov mengalami kecelakaan di jalan raya Permata Hijau, Kamis malam, tanda pagar #SaveTiangListrik langsung melejit ke posisi atas Indonesian Trending Topic situs jejaring media sosial Twitter.

Akun @Unilubis yang juga dikenal sebagai wartawan senior ikut pula mencuitkan keresahannya atas reaksi dan sikap anggota DPR terhadap peristiwa yang menimpa Setnov. “558 pimpinan dan anggota DPR RI, malu enggak sih dg situasi ini? Kalau sikap Fahri kita udah baca di media. Tp yg lain? #SaveTiangListrik” cuit Uni Lubis diakun twitter miliknya.

Baca juga  PDIP Tak Bisa Penuhi Aspirasi Kadernya?

Lain lagi cuitan akun milik Muhammad Said Didu yang memang selama ini dikenal kritis. Said yang juga pernah menjadi Staf Khusus Menteri ESDM itu melampiaskan kekecewaanya dengan menuliskan nada pasrah di akun twitternya @Saididu dengan kalimat “Mungkin mereka anggap 250 juta rakyat Indonesia bisa diajak nonton drama yg dibuat”.

Terhitung sejak peristiwa itu terjadi tadi malam, sudah tercatat ribuan cuitan serta meme meme ditayangkan oleh netizen sebagai tanda kekesalan terhadap sikap yang ditunjukkan oleh Setya Novanto mulai dari pertama kali dijadikan tersangka oleh KPK sampai saat ini.

Tidak hanya itu, selain Setnov, pengacaranya Fredrich Yunadi juga tak luput dari sasaran bully netizen. Fredrich bahkan disebut telah berbohong perihal peristiwa kecelakaan yang dialami oleh kliennya.

Baca juga  Ibas: Partai Wajib Berikan Ruang Bagi Calon Terbaik yang Diinginkan Masyarakat

Sebagaimana diketahui, kepada wartawan, Fredrich menceritakan kondisi Setnov sangat parah dan terluka dengan benjolan besar di kepalanya. Hal ini kemudian menjadi sasaran bully netizen dengan menyebut ia telah berbohong dan menghalangi pemeriksaan.

Mengomentari hal itu, pengacara senior Todung Mulya Lubis menyebut upaya Setnov yang menghindari proses hukum dengan berdalih sakit bisa dikategotikan sebagai upaya melawan dan mengingkari proses hukum.

“Drama apa yg tengah terjadi? Menghindar dari proses hukum, dan sakit lagi. Ini seperti obstruction of justice dan avoidance of law,”cuit Todung di akun twitternya @TodungLubis.

(gg/far)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here