Sikap Ksatria SBY yang Konsisten Tolak Pelemahan KPK

0
64
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (tengah) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) didampingi Sekjen Partai Demokrat Hinca IP Pandjaitan XIII (kiri) sebelum melakukan diskusi di Kantor DPP Partai Dmeokrat, Jakarta, Rabu (13/9). (ant)

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan partainya selalu mendukung KPK dan menolak segala upaya pelemahan lembaga antirasuah itu.

“Yang perlu pimpinan KPK ketahui, Demokrat mendukung penuh KPK. Demokrat menolak pelemahan KPK,” ujar SBY di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat di Wisma Proklamasi 41, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.

Saat ini, KPK tengah mengusut kasus dugaan korupsi e-KTP yang diduga melibatkan banyak anggota DPR. Namun, DPR melawan dengan membentuk pansus hak angket.

Belakangan pansus hanya diisi oleh partai koalisi pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Berbagai kewenangan KPK pun dipertanyakan dan minta direvisi dengan dalih penguatan.

Menurut SBY, ada upaya dari pihak tertentu yang ingin melemahkan KPK. Partai Demokrat akan melawan dan menolak segala bentuk pelemahan KPK.

“Saya tahu, saya bukan anak kemarin sore dalam dunia politik dan kehidupan bernegara dan pemerintahan. Apa pun alasannya, dalihnya, kalau itu untuk melemahkan KPK, rakyat tahu, kita tahu, dan Demokrat sekali lagi menolak pelemahan KPK,” tegasnya.

SBY mengatakan, Demokrat akan tetap konsisten berada di belakang KPK dan memberikan dukungan. “Apalagi kalau ada yang ingin membekukan dan membubarkan KPK. Meskipun Partai Demorkat kadernya sebagian juga terlibat korupsi tapi kami tetap konsisten ada atau tidak kadernya yang kena kami konsisten tidak akan berubah dalam mendukung KPK,” tandasnya.

Lebih lanjut, SBY juga berharap sekaligus mengajak Presiden Joko Widodo, para pemimpin kepala lembaga baik eksekutif, legislatif dan yudikatif untuk ikut mendukung lembaga antirasuah itu.

Baca juga  Hasil Pemeriksaan Dokter KPK, Setya Novanto Sudah Bisa Diperiksa

“Harapan kami ini terbuka semua lembaga negara dan pemerintah di negeri ini harapan saya kepada Presiden Jokowi dan para pemimpin lembaga negara, ketua MPR, ketua DPR, ketua DPD semua dukung lah KPK,” ujar SBY.

Lembaga-lembaga penegak hukum seperti KPK, Kepolisian, Kejaksaan Agung juga diminta bisa bekerjasama dan berkolaborasi dengan baik untuk memberantas korupsi. SBY mengingatkan agar ketiga lembaga penegak hukum itu tidak saling bermusuhan satu sama lain.

“KPK, Polri kejaksaan dan pengadilan itu juga bisa berkolaborasi dan semuanya penting, KPK penting, Polri juga penting, kejaksaan juga penting, pengadilan juga penting. Mereka punya misi yang sama dalam hal ini memberantas korupsi. Rakyat sedih kami sedih kalau maaf kalau satu sama lain tidak klop,” ucapnya.

Selain itu, SBY juga menyambut baik rencana KPK dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk mengajak partai-partai politik agar membangun sistem integritas. Hal ini mengingat banyak penyakit politik dan demokrasi yang menjadi tugas KPK untuk memberantasnya dan menyembuhkannya.

“Prakarsa KPK ini baik dalam bekerja sama dengan semua parpol, mengingat banyak sekali penyakit politik dan penyakit demokrasi yang sebagian dari penyakit itu menjadi tugas KPK untuk memberantasnya, untuk menyembuhkannya,” kata SBY.

Baca juga  Ini Spesifikasi SS2, Senapan Serbu Pindad yang Dipesan BIN

SBY meyakini, KPK dan partai politik memiliki komitmen yang sama agar semua penyelenggara negara, pejabat hingga kader partai menjadi lebih akuntabel, bersih dan terbebas dari praktik korupsi.

“Saya percaya Ibu Basaria (Wakil Ketua KPK yang hadir di acara) dan teman-teman, kita semua memiliki komitmen yang sama, komitmen kita adalah negara ini makin ke depan makin bersih,” terangnya.

“Penyelenggara negara dan pejabat pemerintah makin akuntabel dan semua kader-kader parpol yang ada di negeri ini termasuk juga pejabat negara dan pemerintahan integritasnya makin baik sehingga bisa terbebas dari perilaku korupsi,” sambung SBY.

Akan tetapi, dalam menjalankan tugasnya, SBY menyadari bahwa KPK memiliki tantangan besar dan punya banyak musuh. Karena hal ini, SBY menitipkan pesan kepada seluruh jajaran KPK untuk tetap kuat, tegar dan mampu menolak segala intervensi dari siapa pun.

“Tolak segala intervensi dari manapun, termasuk yang disebut obstruction of justice. Karena obstruction of justice itu dalam undang-undang kita itu mendapat sanksi hukum yang berat,” ujarnya.

Oleh karena itu, SBY menyatakan, Demokrat dengan senang hati akan ikut berkontribusi membantu KPK dalam memberantas korupsi dan mewujudkan partai politik yang berintegritas.

“Saya dengan senang menyampaikan apa yang kita lakukan sekarang ini dan mudah-mudahan kolaborasinya baik, bukan kolusi, kolaborasi untuk mengemban tugas yang sama,” tutupnya. (Merdeka/raf)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here