Soal Nama Cawapres, Sandiaga Sindir Joko Widodo

0
584
Soal Nama Cawapres, Sandiaga Sindir Joko Widodo

PolitikToday – Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno melancarkan serangan keras kepada koalisi Presiden Joko Widodo yang tak kunjung mengumumkan nama calon wakil presiden versi koalisi pemerintah tersebut. Sandi menyebut, meski koalisi partaimya belum menetapkan pendamping Capres Prabowo Subianto, akan tetapi beberapa sudah diumumkan kepada publik untuk dipilih sebagai Cawapres Prabowo.

“Kita tidak mau kayak toko sebelah, ada tapi tidak mau diumumkan. Kita sih sebutin saja nama-namanya, AHY, Anies, Aher, sembilan nama dari PKS, empat nama PAN, kita sebutin, nothing to hide,” kata Sandi saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/7) malam.

Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan sampai saat ini posisi Prabowo sebagai capres dari Partai Gerindr tidak bisa diganggu gugat karena telah diberi mandat oleh kader melalui rapimnas.

Baca juga  Gelar Pertemuan dengan Cak Imin, Airlangga Pastikan Golkar Solid Dukung Jokowi

Selain itu ia menjelaskan, posisi dan penentuan nama Cawapres Prabowo tidak akan memecah koalisi diantara partainya yang sudah solid dan kuat bersama PKS dan PAN.

Sandi juga menilai ancaman kader PKS yang akan keluar dari koalisi Prabowo sebagai hal yang biasa dan lumrah dalam politik. Bahkan ia menilai PKS tetap akan menjadi mitra sejati Gerindra di Pilpres tahun depan.

“Kami melihat bahwa PKS mitra sejati dan sekutu, malah dibilang sahabat sehidup semati bersama Gerindra. Di kala yang lain-lain meninggalkan Gerindra, PKS setia bersama Gerindra sebagai penyeimbang oposisi pemerintah,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, baik Jokowi dan Prabowo telah sama-sama mendeklarasikan diri sebagai capres dari kubu masing-masing.

Baca juga  Ferdinand Minta Koalisi Harus Sejajar dan Saling Menghormati

Jokowi diusung PDIP, Partai NasDem, Hanura, Golkar, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Pembangunan, Perindo, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Sementara Prabowo baru didukung Gerindra dan PKS. PAN dan Demokrat masih melancarkan strategi menunggu keputusan Prabowo.

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here