Sugiono Jelaskan Soal Insiden Batal Take Off Pesawat Prabowo

0
Prabowo Hadapi Fitnah Dengan Senyum dan Joget

PolitikToday – Sugiono, Orang dekat Calon Presiden Prabowo Subianto menuliskan kesaksiannya terkait peristiwa gagal terbang (abort to take off) yang dialami pesawat jet pribadi Prabowo saat hendak lepas landas dari Bandara Halim Perdana Kusuma pada Senin, 1 April 2019 lalu.

Dalam tulisan yang ditulis oleh Sugiono dan beredar luas melalui jejaring percakapan Whatsapp itu, Sugiono menjelaskan bahwa peristiwa batal take off yang dialaminya bersama Prabowo benar adanya.

Dalam kesaksiannya itu, Sugiono tak menyebut jet tempur seperti cuitan Johannes Suryo Prabowo, namun ia secara jelas menceritakan bahwa pada saat menjelang take off, pesawat yang ditumpangi Prabowo bersama Tim Kampanyenya memang sempat mengalami batal take off karena mendadak harus kembali ke pangkal landasan pacu.

“Pesawat kami mulai bergerak dan berakselerasi di landasan pacu. Saya masih berbincang dengan Pak Prabowo saat pesawat mulai bergerak dan mempercepat lajunya. Namun tiba-tiba, alih-alih mengudara, pesawat beliau mengerem lajunya dan akhirnya berhenti lalu berbalik kembali ke arah pangkal landasan pacu,” tulis Sugiono.

Ia menjelaskan, pada awalnya, rencana terbang dan persiapan untuk melakukan penerbangan berjalan lancar traffic di Bandara Halim tidak seramai hari-hari lain.

“Biasanya sebelum take off, kami harus menunggu beberapa lama, mulai dari beberapa belas menit sampai satu jam, untuk mendapatkan giliran take off. Pagi itu pesawat Pak Prabowo langsung bisa bergerak menuju ke ujung landasan pacu untuk lepas landas tanpa antrean di depannya,”tambahnya.

Sebelumnya, Mantan Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal (Purn) Johannes Suryo Prabowo melalui akun twitternya menceritakan, pesawat yang ditumpangi Prabowo sempat tertunda terbang ‘aborted take off’ di Purwokerto, akibat adanya tiga jet temput melintas. Padahal posisi pesawat sudah di ujung landasan pacu.

Baca juga  Demo ke Rumah SBY, JK Prihatin Cara Mahasiswa Hormati Pemimpin

Namun, cuitan JS Prabowo diklarifikasi oleh Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama Novyan Samyoga. Samyoga mengatakan pesawat Prabowo batal mengudara lantaran ada pesawat lain, yakni CN235, yang belum berbelok. “Jadi abort-nya 9HNYC karena masalah safety dan tidak ada masalah sama sekali dengan Sukhoi,” kata Samyoga dalam keterangan tertulis kemarin, Kamis, 4 April 2019.

Samyoga juga mengatakan abort to take off dilakukan oleh petugas senior Air Traffic Control. Kata dia, yang sebelumnya memperbolehkan pesawat Prabowo bersiap take off adalah petugas ATC junior.

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here