Teror Pegawai KPK, Siapa Yang Harus Bertanggung Jawab?

    0
    Teror Pegawai KPK, Siapa Yang Harus Bertanggung Jawab?

    Astagfirullah…

    Kalimat pertama yang saya ucap setelah mendengar rumah Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif diteror bom molotov dan bom paralon tadi dini hari.

    Lagi-lagi pekerjaan rentan dengan resiko seperti KPK diincar elit politik untuk diserang. Berbagai ancaman begitu terasa disaat partai penguasa PDIP tersandung beberapa skandal korupsi, penyuapan dan kejahatan lainya yang berhasil ditumpas KPK.

    Memang peristiwa teror seperti ini tidak baru sekarang terjadi. Beberapa mantan KPK seperti Antasari Azhar pun pernah diteror berbagai macam bentuknya.

    Penyidik senior KPK Novel Baswedan pernah mengungkapkan ke publik, peristiwa teror seperti ini lebih dari lima kejadian.

    Serangan yang dimaksud berupa-rupa terjadi ke pegawai lainnya yang diserang. Rata-rata penyerangan terjadi kepada pegawai yang tengah menyidiki sebuah kasus.

    Dilansir dari beberapa sumber menyebutkan, lima teror kepada pegawai KPK yang telah diketahui.  Selain teror bom rumah La Ode M Syarif dan Agus Rahardjo, Kasus Novel Baswedan hingga kini belum berhasil dituntaskan oleh pemerintah.

    Awal teror sebelum Novel terjadi serangan salah sasaran yang dialami Dwi Samayo. Juga termasuk sebagai Penyidik KPK. Serangan ini terjadi pada 2011 lalu.

    Sejumlah penyidik dan jaksa KPK juga pernah menerima ancaman fisik hingga pesan yang intimidatif. Peristiwa teror biasanya datang disaat tim penyidik menangani kasus yang melibatkan nama terkenal.

    Korbanya kala itu Afief Yulian Miftach pada pertengahan 2015 lalu rumahnya di Bekasi didatangi dua pria tak dikenal. Tiba-tiba saja ban kendaraan Afief disobek menggunakan alat tajam. Dan malam harinya rumahnya dilempari telur.

    Dan peristiwa penculikan pegawai KPK di rumah perlindungan (safe house) KPK pernah diserbu tanpa aturan hukum. Rumah penyidik pun sering diteror dengan bom palsu, diancam dibunuh dan lainya.

    Penulis pun menggelengkan kepala mendengar beberapa kejadian yang pernah dialami Pegawai KPK lainya yang tidak terekspos ke publik. Pemerintah tidak ada respon. apa pura-pura tidak tahu?

    Saya tidak mau berspekulasi karena hanya masyarakat biasa. Tak punya kedudukan apalagi mengintervensi pemerintah. Penguasa tanah air. Elit politik bermain atas komando atasan.

    Sudah seharusnya pemerintah untuk mengusut tuntas terlebih pihak berwenang kepolisian agar tidak meresahkan masyarakat atas teror tersebut. Jika perlu, Presiden yang merupakan salah satu kader terbaik PDIP untuk melakukan investigasi otak pelaku teror seperti ini.

    Jaky Borniera

    Pemerhati Sosial

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here