Tiga Politisi Resmi Gugat PKPU No 20/2018 ke MA

0
469
Tiga Politisi Resmi Gugat PKPU No 20/2018 ke MA

PolitikToday – Politisi Partai Gerindra Mohamad Taufik resmi mengajukan gugatan peninjauan kembali Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 tahun 2018 ke Mahkamah Agung. Taufik selama ini dikenal sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dan pernah menjadi narapidana dalam kasus korupsi ketika menjabat sebagai Ketua KPU Propinsi DKI kurun waktu 2003 – 2008 lalu.

Karena itu, merasa tidak dapat menerima materi yang termaktub dalam PKPU tersebut, Ia mengajukan gugatan terkait larangan mantan narapidana korupsi, bandar narkoba, dan kejahatan seksual terhadap anak menjadi bakal calon legislatif di Pemilu 2019.

Selain Taufik, dua mantan narapidana lainnya yang juga ikut serta mengajukan gugatan terhadap PKPU No 20/2018 adalah, politisi Partai Amanat Nasional Wa Ode Nurhayati dan Djekmon Emisi.

Baca juga  Haji Lulung: PKPU Larangan Mantan Napi Koruptor Langgar UU

Dikatakan Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah sampai saat ini, MA telah menerima laporan bahwa sejumlah pihak telah mengajukan uji materi terhadap PKPU Nomor 20 tahun 2018.

Dijelaskan Abdullah, permohonan yang masuk baru sekadar diberi nomor register oleh panitera sebagai syarat permohonan masuk ke tahap persidangan oleh Hakim MA.

Dikutip dari situs www.mahkamahagungri.go.id, uji materi Taufik diberi nomor register 43 P/HUM/2018 tertanggal 10 Juli 2018. Pihak termohon dalam permohonan tersebut adalah Ketua KPU Arief Budiman. Status permohonan tertulis masih dalam proses pemeriksaan oleh Tim C dan belum diberi nomor perkara.

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here