Tito Diminta Mundur Oleh Ketua Pansus RUU Terorisme

0
29701
tito diminta mundur oleh ketua pansus ruu terorisme

PolitikToday – Menanggapi ledakan bom Surabaya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta pemerintah dapat menyelesaikan revisi Undang-undang Terorisme sesegera mungkin. Tito juga menyarankan agar pemerintah dapat membentuk peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) antiterorisme dalam waktu dekat jika RUU Terorisme tidak kunjung selesai.

“Kami harapkan UU cepat dilakukan revisi. Bila perlu, kami mohon pada Bapak Presiden membuat Perppu,” ujar Tito dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Surabaya, Minggu (13/5).

Tito menilai kinerja kepolisian dalam penangan dan penyelidikan terorisme saat ini terganjal oleh payung hukum.

“Kami tahu sel mereka, tapi kami tidak bisa menindak. Kami bisa bertindak kalau sudah jelas barang buktinya. “Seperti yang kembali dari Suriah 500 orang, kami tak bisa lakukan apa apa, kami kesulitan. Hanya tujuh hari kami periksa, kemudian kami lepas.” Katanya.

Baca juga  MK Sahkan Kemenangan Kotak Kosong atas Calon Tunggal di Pilkada Makassar

Menanggapi pernyataan Kapolri tersebut, Ketua Pansus RUU Terorisme Muhammad Syafi’i mengatakan usulan itu dinilai tidak pantas karena rentetan peristiwa teror yang terjadi baik di Rutan Mako Brimob hingga ledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo merupakan bentuk kelalaian pihak kepolisian.

“Saya minta kepada pak Tito Karnavian agar dia mencabut pernyataannya itu. Jadi kalau anda tidak profesional jangan kemudian ujug-ujug mengusulkan Perppu,” kata Syafii melalui sambungan telepon, Senin (14/5).

Politisi Gerindra ini meminta Tito untuk mengalihkan ketidakprofesionalan Polri dengan RUU Terorisme.

“Jangan alihkan ketidakprofesionalan polisi itu dengan pembahasan RUU Terorisme,” ujarnya.

Presiden Jokowi sendiri telah mengatakan akan menerbitkan Perppu ini jika pembahasan RUU ini belum selesai pada bulan depan.

Baca juga  Demokrat dan PKS Setuju Djoko Santoso Jadi Ketua Timses Prabowo-Sandi

“Kalau Juni pada akhir masa sidang belum selesai saya akan keluarkan Perppu,” kata Jokowi di JIExpo, Senin (14/5).

Jokowi kembali mengatakan bahwa pemerintah telah memberikan draf revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme ke DPR sejak Februari 2016.

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here